May 19, 2024

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Anda Membeli Rumah Cash Bertahap

Berbagai Cara Untuk Membeli Rumah
Rumah atau tempat tinggal adalah salah satu kebutuhan pokok bagi tiap tiap orang. Anda bisa mempunyai tempat tinggal dengan cara mengontrak atau membelinya.

Meskipun mengontrak, mempunyai tempat tinggal sendiri tentu akan lebih nyaman. Jika udah mempunyai dana yang cukup, tidak tersedia salahnya merasa membeli tempat tinggal impian Anda.

Ada lebih dari satu pilihan cara membeli tempat tinggal yang bisa Anda pilih, seperti KPR, kredit atau cicilan, dan termasuk membeli tempat tinggal cash bertahap.

Membeli tempat tinggal cash bertahap memang sama dengan membeli tempat tinggal secara cash atau tunai.

Hanya saja dalam cash bertahap, pembayaran dilaksanakan dalam lebih dari satu kali tahapan. Di samping itu, masa pembayarannya tidak sepanjang sementara Anda membeli tempat tinggal dengan sistem KPR atau cicilan.

Saat Anda membeli tempat tinggal dengan KPR atau cicilan, biasanya tenggat sementara pembayaran bisa menggapai 15 tahun.

Sedangkan untuk cash bertahap, tenggat sementara pembayaran biasanya hanya berkisar pada 1 hingga 3 tahun, atau paling lama sepanjang 5 tahun bisnis rumah kos kosan .

Sistem pembayaran cash bertahap sementara ini umum dijumpai dalam pembelian tempat tinggal atau properti syariah.

Karena tanpa perantara bank, cash bertahap jadi salah satu metode pembayaran alternatif untuk membeli tempat tinggal yang dianggap cocok dengan syariat islam dikarenakan tidak mempunyai kandungan riba.

Sebelum jalankan cash bertahap, tentu Anda kudu udah mempunyai dana untuk membayar tempat tinggal yang akan Anda beli.

Tidak ringan untuk mengumpulkan sejumlah duit dalam kuantitas besar sekaligus. Itulah mengapa Anda kudu jalankan rencana keuangan.

Lakukan saat ini juga, dan rasakan manfaatnya!

banner -millennials tidak bisa membeli rumah, kata siapa

 

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Dalam Sistem Cash Bertahap
Bagi Anda yang idamkan membeli tempat tinggal dengan sistem cash bertahap, tersedia lebih dari satu hal yang kudu Anda mencermati agar Anda merasa nyaman sementara jalankan transaksi, yaitu:

 

#1 Jangka Waktu Pembayaran
Tidak tersedia batas tentu berapa jangka sementara pembayaran ideal sementara membeli tempat tinggal cash bertahap. Tapi, pastikan Anda dan penjual udah mempunyai kesepakatan yang sama tentang hal ini.

Pada umumnya, jangka sementara pembayaran tempat tinggal yang dibeli dengan cara cash bertahap tentu saja lebih singkat dibandingkan dengan tempat tinggal yang dibeli dengan KPR atau cicilan.

Membeli-Rumah-Cash-Bertahap-02-Finansialku
[Baca Juga: Membeli Properti: Antara KPR, Tunai Keras, dan Tunai Bertahap! Mana yang Menguntungkan?]

 

Umumnya, jangka sementara pembayaran tempat tinggal dengan cara cash bertahap berkisar pada 1 hingga 3 th. saja atau maksimal hingga 5 tahun.

 

#2 Tahapan Pembayaran
Selain tahu jangka sementara pembayaran, Anda termasuk kudu memastikan bagaimana tahapan pembayaran yang akan disepakati.

Sama seperti sementara Anda membeli tempat tinggal dengan cara KPR, membeli tempat tinggal dengan cash bertahap kerap kali mensyaratkan adanya DP dalam kuantitas tertentu yang disepakati oleh penjual dan pembeli.

Namun kadang kala, tersedia termasuk developer yang langsung membagi kuantitas pembayaran cocok dengan tahapan yang disepakati.

Misalkan saja Anda akan membeli tempat tinggal seharga Rp300 juta secara cash bertahap sepanjang 1 th. atau 12 bulan.

Anda tinggal membagi Rp300 juta selanjutnya dengan 12 bulan. Sehingga, tiap tiap bulannya Anda kudu membayar sebesar Rp25 juta kepada.

Mekanisme-Keuangan-Syariah-Berbasis-Bagi-Hasil-02-Finansialku
[Baca Juga: Apakah Anda Ingin Mengajukan KPR? Mari Kenali Produk KPR Mandiri dan Persyaratannya! (Studi Kasus)]

 

Selain pembayaran per bulan, biasanya tiap tiap developer mempunyai kebijakan yang berbeda-beda.

Beberapa developer menetapkan tahapan pembayaran sebanyak 12 kali, 18 kali, 24 kali, atau 36 kali pembayaran dengan besaran ongkos pembayarannya cocok dengan kesepakatan dengan konsumen.

Hal ini kudu Anda ketahui sejak awal agar nantinya tidak terjadi kesalahpahaman.

Anda bisa meminta pihak developer untuk membawa dampak Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) yang berisi hal-hal yang udah disepakati pada Anda dan pihak developer.

Termasuk di dalamnya tentang berapa kali pembayaran akan dilaksanakan dan termasuk besaran ongkos tiap tiap pembayaran.

 

#3 Perjanjian Dengan Developer
Pastikan termasuk kejelasan tiap tiap hal yang tersedia pada Anda dan developer. Jika tersedia hal-hal tertentu yang kudu diperhatikan, maka pastikan Anda menegaskannya dalam wujud perjanjian.

Lakukan hal ini sebelum akan memulai pembayaran rumah.

Jika Anda jalankan pembelian tempat tinggal secara cash bertahap kepada developer properti syariah, biasanya penjualan tempat tinggal dilaksanakan secara inden. Akad istishna akan digunakan sebagai perjanjian.

Itulah mengapa Anda kudu memastikan secara tahu segala keputusan yang akan disepakati, seperti:

Berapa lama tempat tinggal Anda akan dibangun?
Kapan pembangunan akan merasa dijalankan?
Berapa persen yang kudu Anda bayarkan kepada developer agar tempat tinggal Anda bisa merasa dibangun?
Kapan serah terima unit akan dilaksanakan.

Kamu Mahasiswa Jurusan Akuntansi Ini 8 Prospek Pekerjaan yang Menjanjikan di Masa Depan Kamu 02 – Finansialku
[Baca Juga: Sebelum Milih KPR, Kenali Dulu Perhitungan Bunga Floating KPR]

Hal-hal selanjutnya kudu dipastikan di depan dan dijelaskan secara rinci di dalam perjanjian yang dibuat pada Anda dan developer.

#4 Promo Dari DeveloperBiasanya, sementara Anda memilih untuk membeli tempat tinggal dengan cara cash bertahap, pihak developer akan mengimbuhkan bonus tertentu.

Promo yang umum diberikan adalah potongan harga sebesar lebih dari satu persen dari harga menjual standar yang berlaku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *